Tak Percaya Disdik, DP Sebut Segera Bersih Bersih Dinas

GANYANG NEWS, BUNGO –  Ada yang jadi fokus mata dan telinga di acara seminar dan temu kader Karang Taruna Bungo, di Amaris 15 Desember. Bukan soal estafet kepemimpinan Karang Taruna yang diplot ke ponakan Bupati, tapi soal organisasi perangkat daerah (OPD) yang disingggung Bupati Dedi Putra (DP), di tengah acara. 

Secara terang, DP merasa tak percaya dengan personil di Dinas Pendidikan. Dia bahkan mengaku susah mencari kawan diskusi menyangkut plot kepala sekolah di lingkup Kabupaten Bungo.

DP secara serius, di depan publik menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo. Kuat dugaan kemarahannya kali ini terkait isu sejumlah PLT  Kepala Sekolah ( Kepsek) diminta “Imbalan” jelang pelantikan (definitif) akhir tahun ini. Orang terdekat dan tim sukses  sebagai prantara bisa memuluskan karir kepala sekolah juga ikut disembur.

Terkait apa yang disampaikan itu, dia berjanji segera “bersih-bersih” di instansi tersebut.  Bahkan nama Kadis Dinas Pendidikan diabsen tengah pidatonya.

” Ingat tidak ada pungutan jadi kepala sekolah. Tidak ada orang yang bisa membantu menjadi kepala sekolah, semua keputusan saya. Jangan coba-coba main “Sen” ( uang) jadi kepala sekolah. Kalau ketahuan lewat siapapun, dinas maupun tim sukses , kita pecat,” kecam tegas  bupati dengan nada keras.

Dia menyebut  benar-benar menginginkan Kabupaten Bungo menjadi sentral pendidikan Jambi wilayah barat. Semua harus berubah dan bergerak cepat, akui terus melakukan evaluasi menyeluruh SDM  diintansi ini  untuk memastikan pelayanan publik.

“Saya tidak percaya di dinas itu. Saya bingung mau diskusi dengan siapa soal pendidikan. Nanti nama yang disodor, itu pula yang dimainkan,” sebutnya lagi. 

Keterlambatan pelantikan dari 92 orang PLT sekolah dasar dan belasan di SMP seperti disengaja pasalnya bupati ingin melakukan evaluasi mendalam hingga betul-betul mereka yang dipilih berkualitas.  Sesuai dengan visi dan misi Bungo Baru.

“Ya salah satu cara akhirnya kita yang keliling sekolah, melihat secara langsung kondisi di lapangan,” sebut DP lagi.

Melebar, tidak hanya dinas pendidikan OPD lain bahkan orang kepercayaan dan   dilantik belum lama ini diakui bupati tidak lepas dari pantauannya.  Bila tidak bisa bekerja dirinya juga tidak ragu mengantikan dan memberikan kesempatan kepada yang lain. 

“Jangan mentang-mentang yang baru dilantik kemarin berbangga. Tidak bisa kerja, saya ganti,” pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *