Wamen PPPA Veronica Tan: Penguatan SDM dan Kesetaraan Gender Jadi Prioritas Pembangunan Berkelanjutan

Ganyang News-JAMBI-– Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Veronica Tan menyampaikan, kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil krusial untuk mencapai kesetaraan gender, khususnya melalui penguatan SDM dan pemberdayaan perempuan yang merupakan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Hal ini disampaikannya dalam Peringatan Hari Ibu Ke-95 dan HUT Ke-24 DWP Provinsi Jambi Tahun 2024, bertempat di Ev Garden Kota Jambi, Rabu (11/12/2024).

Veronica mengatakan, pentingnya penguatan komitmen dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan gender dalam upaya memastikan pembangunan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat, baik untuk kaum laki-laki maupun perempuan.

“Kesejahteraan gender merupakan tujuan bersama yang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Penguatan komitmen dari masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan. Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta, sangat krusial untuk mewujudkan perubahan yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat membangun masyarakat yang inklusif dan memberdayakan semua gender,” katanya.

Veronica juga mengatakan, meningkatkan kolaborasi dan komitmen semua pemangku kepentingan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, merupakan implementasi dalam menjalankan misi ke empat Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pada kesempatan tersebut Veronica menjelaskan, penguatan sumber daya manusia dan kesetaraan gender merupakan prioritas utama dalam Pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut. Komitmen bersama diperlukan untuk merumuskan dan melaksanakan program-program yang efektif.  

Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil akan menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.  

“Saya berharap para perempuan Provinsi Jambi dapat mengoptimalkan potensi dirinya, membangun kualitas diri agar menjadi sumber daya insani yang mampu membawa dampak, baik untuk kehidupan personal, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

Hesti Haris yang juga merupakan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi tersebut mengatakan, kebebasan yang diberikan kepada kaum perempuan untuk memilih berkarier di ranah publik ataupun menjadi ibu rumah tangga fokus berkarya di ranah domestik, menjadi berdaya dengan menjalankan satu peran, ataupun multi peran dalam masyarakat, menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukanlah suatu tindakan yang dipandang dari sisi humanisme belaka, tetapi juga menjadi wujud dukungan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat serta kualitas diri perempuan itu sendiri. 

“Peringatan Hari Ibu ini hendaknya dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat, bahkan kaum perempuan itu sendiri, bahwa perempuan adalah juga aktor strategis dalam pembangunan Masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *